Propellerads

Translate to your language

Showing posts with label Ringkasan Materi. Show all posts
Showing posts with label Ringkasan Materi. Show all posts

Tuesday, November 29, 2016

Sejarah Tuanku Imam Bonjol

Halo apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada postingan sebelumnya saya telah berbagi informasi tentang Sejarah Pangeran Diponegoro. Nah pada kesempatan kali ini saya akan kembali berbagi informasi dan pengetahuan tentang sejarah dan biografi tokoh. Tulisan saya kali inia dalah Sejarah Tuanku Imam Bonjol

Tuanku Imam Bonjol

Muhamad Sahab adalah nama asli Tuanku Imam Bonjol. Ia dilahirkan di Tanjung Bunga, Pasaman, Sumatera Barat. Oleh teman-temannya sewaktu remaja, ia dipanggil dengan nama Peto Syarif. Setelah menuntut ilmu di Aceh, ia kembali ke kampung halamannya dan belajar pada seorang alim ulama bernama Tuanku Nan.

Pada tahun 1807, Sahab mendirikan benteng pertahanan di kaki Bukit Tajadi dan diberinya nama Bonjol. Sejak saat itulah, ia di dikenal dengan sebutan Tuanku Imam Bonjol. Ia aktif menyebarkan ajaran Padri mulai dari Lembah Alahan Oanjang sampai Tapanuli Selatan. Pada waktu itu, kaum Padri bertentangan dengan kaum adat. Belanda memanfaatkan hal itu untuk menguasai Sumatera Barat dengan mendukung kaum adat. Perang Padri pun pecah pada tahun 1921. 

Pada tahun 1924, Belanda mengadakan Perjanjian Masang dengan Tuanku Imam Bonjol dengan mengakuinya sebagai penguasa wilayah Alahan Panjang. Namun, Belanda menanggar perjanjian itu dan mendirikan benteng Fort van der Capellen di Batu Sangkar dan Fort de Kock di Bulittinggi. Keadaan ini membuat perang berkobar lagi.

Setelah perang Diponegoro (1825-1830), Belanda mengerahkan kekuatannya untuk memerangi kaum Padri kembali. Pada bulan September 1832, Belanda menduduki benteng Bonjol. Tetapi tiga bulan kemudian, benteng Bonjol tersebut berhasil direbut kembali oleh kaum Padri. 

Pada tahun 1834, Belanda mengerahkan pasukan yang lebih besar untuk menyerang benteng Bonjol. Namun baru pada tanggal 16 Agustus 1837, benteng itu jatuh ke tangan Belanda. Tuanku Imam Bonjol sendiri berhasil meloloskan diri dan melanjutkan perjuangannya secara bergerilya. 

Dalam usaha menagkap Tuanku Imam Bonjol, pada bulan Oktober1837, Belanda berpura-pura mengajaknya berunding. Tuanku Imam Bnjol datang memenuhi undangan tersebut, namun ternyata ditangkap pada tanggal 25 Oktober 1837. Tuanku Imam Bonjol ditawan di Bukittinggi. Lalu ia diasingkan ke berbagai tempat, yaitu Cianjur, Ambon dan Lotan, daerah dekat Manado. Ia wafat di Manado pada tanggal 8 November 1864.

Demikianlah Sejarah Tuanku Imam Bonjol. Semoga bermanfaat. Silahkan shara ke teman-teman anda melalui media sosial. Jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini.
_________________________________________
Baca Juga :
- Sejarah Pangeran Diponegoro

Sejarah Pangeran Diponegoro

Halo apa kabar para pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah berbagi pengetahuan yaitu tentang Cerita Rakyat : Batu Menangis. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tulisan lagi. Postingan saya kali ini adalah tentang sejarah seorang tokoh. Tulisan saya ini saya beri judul Sejarah Pangeran Diponegoro. Bagiaman ceritanya, mari kita simak bersama. 

Pangeran Diponegoro

Diponegoro adalah putera sulung Hamengkubuwono III, raja Mataram di Yogyakarta. Ibunya bernama R.A. Mangkarawati, seorang garwa ampeyan (isteri nonpermaisuri) yang berasal dari Pacitan. Nama asli Pangeran Diponegoro adalah Raden Mas Ontowiryo.  Diponegoro menolak keinginan ayahnya, Sultan Hemengku-buwono III, untuk mengangkatnya menjadi raja. Beliau menolak mengingat ibunya bukanlah permaisuri.

Perang Diponegoro berawal ketika pihak Belanda memasang patok tanah milik Diponegoro di desa Tegalrejo. Sikap Diponegoro yang menentang Belanda secara terbuka, mendapat simpati dan dukungan rakyat. Atas saran Pangeran Mangkubumi, pamannya, Diponegoro menyingkir dari Tegalrejo, dan membuat markas di sebuah goa yang bernama Goa Selarong.

Selama perang ini kerugian pihak Belanda tidak kurang dari 15.000 tentara dan 20 gulden. Berbagai cara terus diupayakan Belanda untuk menangkap Diponegoro. Bahkan, mereka membuat sayembara. Hadiah 50.000 gulden diberikan kepada siapa saja yang bisa menangkap Diponegoro. Sampai akhirnya Diponegoro ditangkap pada tahun 1830.

Pada tanggal 28 Maret 1830, Diponegoro menemui Jenderal De Kock di Magelang. De Kock memaksa mengadakan perundingan dan mendesak Diponegoro agar menghentikan perang. Permintaan itu ditolak Diponegoro. Namun, Belanda telah menyiapkan penyergapan dengan cermat. Hari itu juga Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Ungaran, setelah itu dibawa ke Batavia menggunakan kapal Pollux pada tanggal 5 April. 

Pada tanggal 11 April 1830, Diponegoro sampai di Batavia dan ditawan di Stadhuis (sekarang gedung Museum Fatahilah). Pada tanggal 30 April 1830, keputusan pun keluar. Pangeran Diponegoro, Raden Ayu Retnanigsih, Tumenggung Dipososno dan istri, serta para pengikut lainnya seperti Mertoleksono, Banteng Wereng, dan Nyai Sotaruno akan dibuang ke Manado. Tahun 1834 dipindahkan ke benteng Rotterdam di Makasar, Sulawesi Selatan. Pada tanggal 8 Januari 1855 Diponegoro wafat dan dimakamkan di kampung Melayu Makassar

Demikianlah Sejarah Pangeran Diponegoro. Semoga bermanfaat. Silahkan shara ke teman-teman anda dan jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini. 
_________________________________________________ 
Baca juga :

Monday, November 28, 2016

Cerita Rakyat : Batu Menangis

Halo apa kabar para pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah menulis tentang Cerpen Anak : Pelajaran Nenek Penjual Sapu. Pada kesempatan ini saya akan menulis tentang cerita rakyat. Tulisan saya kali ini adalah Cerita Anak : Batu Menangis. Yuk kita simak bersama.

Batu Menangis

Di sebuah bukit yang jauh dari desa, tinggallah seorang janda miskin dan anak gadisnya. Anak gadisnya itu amat pemalas. Ia tidak mau membantu ibunya mencari nafkah. Kerjanya setiap hari hanya berdandan, berdandan dan berdandan saja. Ia suka menuntut kepada ibunya. Setiap kali ia meminta sesuatu, ibunya harus mengabulkannya.

Pada suatu hari mereka turun ke desa untuk berbelanja. Letak pasar di desa itu amat jauh sehingga mereka harus berjalan kaki. Ibunya berjalan di belakang sambil membawa keranjang. Sedangkan anak gadisnya berlenggang di depan. Ibunya berpakaian amat sederhana. Sebaliknya, anak gadisnya berpakaian mewah. Mereka hidup terpencil. Tidak seorang pun mengetahui bahwa mereka adalah ibu dan anak. Ketika memasuki desa, mereka bertemu dengan penduduk yang lain. Di antara orang-orang tersebut ada seseorang yang bertanya kepada si gadis, katanya, “Manis, apakah yang di belakangmu itu ibumu?”

“Bukan!” jawab si gadis dengan angkuhnya. “Ia adalah pembantu saya.”

“Manis, apakah yang berjalan di belakangmu itu ibumu?” tanya orang kedua yang berjumpa dengannya.

“Bukan, bukan!” jawab si gadis. “Ia adalah budak saya.” Begitulah jawaban si gadis setiap kali ditanya penduduk desa yang berjumpa dengannya. Sang Ibu diperlakukan sebagai budaknya.

Mendengar jawaban putrinya yang durhaka itu, pada awalnya si ibu masih dapat menahan diri. Setelah berulang kali mendengar jawaban yang amat menyakitkan hati, akhirnya si ibu tak bisa menahan diri. Si ibu berdoa kepada Tuhan, “Ya, Tuhan, hukumlah anak durhaka ini. Ya hukumlah dia ... .“

Doa sang Ibu didengarkan Tuhan. Perlahan-lahan tubuh gadis yang durhaka itu berubah menjadi batu. Ketika setengah badan telah menjadi batu yang dimulai dari kaki, anak gadis itu menangis memohon ampun kepada ibunya. “Ibu, Ibu, ampunilah saya, ampunilah kedurhakaan saya selama ini!” Si gadis terus menangis.

Akan tetapi, semuanya telah terlambat. Seluruh tubuh sang gadis akhirnya berubah menjadi batu. Namun, orang dapat melihat bahwa kedua matanya masih menitikkan air mata. Batu itu seperti sedang menangis. Oleh karena itu, batu yang berasal dari gadis itu diberi nama “Batu Menangis”.
Y.B. Suparlan, Kumpulan Cerita Rakyat Indonesia, 2004

Demikianlah tulisan singkat saya tentang Cerita Rakyat : Batu Menangis. Semoga bermanfaat. Silahkan share ke teman-teman anda melalui Google +. Jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini.
_________________________________________________
Baca juga :
Unsur-unsur Dalam Cerita Rakyat
Bentuk-bentuk Cerita Rakyat dan Contohnya
Fabel (Dongeng Binatang) : Semut dan Kepompong

Saturday, October 26, 2013

Daftar Nama Sekretaris Jendral (Sekjen) ASEAN

Halo apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah sedikit berbagi pengetahuan tentang Kenampakan Alam Negara Kamboja. Nah pada kesempatan kali ini saya akan berbagi informasi mengenai materi Pendidikan Kewarganegaraan ataupun Ilmu Pengetahuan Sosial. Tulisan saya kali ini adalah Daftar Nama Sekretaris Jendral (Sekjen) ASEAN

ASEAN (Association of Southeast Asia Nation) atau juga sering disebut Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara telah mengalami beberapa pergantian Sekretaris Jendral (Sekjen). Nah berikut ini merupakan daftar nama sekjen ASEAN. 
  1. H. E. Le Luong Minh (Vietnam) : Menjabat Tahun 2013 - 2017
  2. Surin Pitsuwan (Thailand) : Menjabat Tahun 2008 - 2012
  3. Ong Keng Yong (Singapura) : Menjabat Tahun 2003 - 2007
  4. Rodolfo C. Severino Jr (Filipina) : Menjabat Tahun 1998 - 2002
  5. Dato Ajit Singh (Malaysia) : Menjabat Tahun 1993 - 1997
  6. Rusly Noor (Indonesia) : Menjabat Tahun 1989 - 1993
  7. Roderick Young (Brunei Darussalam) : Menjabat Tahun 1986 - 1989
  8. Phan Wannamethee (Thailand) : Menjabat Tahun 1984 - 1986
  9. Chan Kai Yau (Singapura) : Menjabat Tahun 1982 - 1984
  10. Narciso G. Reyes (Filipina) : Menjabat Tahun 1980 - 1982
  11. Datuk Ali Bin Abdullah (Malaysia) : Menjabat Tahun 1978 - 1980
  12. Umarjadi Notowijono (Indonesia) : Menjabat Tahun 1978 - 1978
  13. H.R Dharsono (Indonesia) : Menjabat Tahun 1976 - 1978

Demikianlah informasi singkat mengenai Daftar Nama Sekretaris Jendral ASEAN. Bila menurut anda tulisan ini bermanfaat silahkan bagikan ke teman-teman anda dan jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini. 

Friday, October 25, 2013

Kenampakan Alam Negara Kamboja

Halo apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah sedikit berbagi pengetahuan mengenai Kenampakan Alam Negara Vietnam. Pada kesempatan kali ini saya akan kembali berbagi sedikit pengetahuan yang masih berkaitan dengan Ilmu Pengetahuan Sosial. Tulisan saya kali ini adalah Kenampakan Alam Negara Kamboja.

Negara Kamboja merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang beribukota di Phnom Penh. Negara Kamboja berbentuk republik.

Negara Kamboja berada di semenanjung Indocina. Kamboja mempunyai luas wilayah sekitar 181.300 km2. Kenampakan alam negara Kamboja berupa dataran rendah dan pegunungan. Daerah tersebut dialiri oleh Sungai Mekhong. Sungai ini mengalir dari Kamboja sampai Vietnam

Di sekitar aliran Sungai Mekhong merupakan daerah yang subur. Di bagian barat terdapat Pegunungan Cardamomes dengan puncak tertinggi, yaitu Gunung Phnom (1.813 m). Di bagian tengah terdapat Danau Tonle Sap. Danau tersebut merupakan muara dari aliran Sungai Tonle Sap. Iklim di Kamboja adalah iklim tropis musim. 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Kenampakan Alam Negara Kamboja. Silahkan bagikan ke teman-teman anda dan jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini. 
_________________________________________________________________ 
Tulisan terkait :

Kenampakan Alam Negara Vietnam

Halo apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah berbagi pengetahuan mengenai Kenampakan Alam Negara Myanmar. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengetahuan mengenai Kenampakan Alam Negara Vietnam.


Vietnam memiliki luas wilayah sekitar 329.707 km2. Kenampakan alam negara Vietnam berupa pegunungan dan delta. Di bagian utara merupakan daerah pegunungan. Puncak tertingginya yaitu Gunung Tsin Ho (3.145 m). 


Di bagian tengah terdapat Pegunungan Annam. Pegunungan itu membentang sepanjang 80 km dari utara ke selatan. Di bagian timur merupakan daerah pantai. Daerahnya membentang dari utara hingga ke selatan. Delta Sungai Merah melalui daerah Pegunungan Utara dan bermuara di teluk Tonkin. Adapun delta Sungai Mekhong terbentuk oleh lumpur Sungai Mekhong saat terjadi banjir. 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Kenampakan Alam Negara Vietnam. Apabila menurut anda tulisan ini bermanfaat, silahkan bagikan tulisan ini ke teman-teman anda dan jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini. 
________________________________________________________________ 
Tulisan terkait : 
- Keadaan Geografis Negara Thailand
- Keadaan Geografis Negara Filipina
- Keadaan Geografis Negara Malaysia
- Kenampakan Alam Negara Singapura
- Kenampakan Alam Negara Brunei Darussalam
- Kenampakan Alam Negara Myanmar
- Kenampakan Alam Negara Kamboja

Tuesday, September 10, 2013

Keadaan Geografis Negara Malaysia

Apa kabar pengunjung Catatan Callysta?


Pada kesempatan yang telah lalu saya telah berbagi sedikit pengetahuan mengenai Alam-alam Yang Akan Dilalui Manusia. Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi pengetahuan yang berkaitan dengan materi Ilmu Pengetahuan Sosial. Tulisan saya kali ini adalah Keadaan Geografis Negara Malayasia

Negara Malaysia terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Malaysia Barat di Semenanjung Malaka dan Malaysia Timur yang berada di bagian utara pulau Kalimantan. 

Kenampakan alam Malaysia Barat berupa pegunungan dan dataran rendah. Terdapat pula hutan yang lebat. Puncak tertinggi di Malaysia Barat, yaitu Gunung Tahan (2.187 m). Adapun gunung-gunung yang lainnya, yaitu Gunung Belumut (1.010 m), Gunung Lerek (1.049 m), dan Gunung Besar (1.749 m). 

Sungai-sungai besar yang mengalir di Malaysia Barat, antara lain Sungai Terengganu, Sungai Perak, dan Sungai Pahang. 

Malaysia Timur berada di bagian utara Pulau Kalimantan. Malaysia Timur terdiri atas dua negara bagian, yaitu Serawak dan Sabah. Kenampakan alam Malaysia Timur berupa daerah pegunungan dan dataran tinggi. Pegunungan yang terkenal, yaitu Pegunungan Hose dan Dataran Tinggi Batu Laga 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Keadaan Geografis Negara Malaysia. Jika menurut anda tulisan ini bermanfaat, silahkan bagikan ke teman-teman anda dan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar demi kemajuan blog ini.
_________________________________________________________________ 

Tulisan terkait :
- Kenampakan Alam Negara Myanmar
- Keadaan Geografis Negara Thailand
- Keadaan Geografis Negara Filipina
- Kenampakan Alam Negara Brunei Darussalam
- Kenampakan Alam Negara Singapura

Monday, September 9, 2013

Kenampakan Alam Negara Singapura

Apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang telah lalu saya telah sedikit berbagi pengetahuan mengenai Kenampakan Alam Negara Brunei Darussalam. Nah kali ini saya akan berbagi pengetahuan yang masih berkaitan dengan materi Ilmu Pengetahuan Sosial yaitu, Kenampakan Alam Negara Singapura

Negara Singapura yang merupakan negara tetangga kita berada di sebelah selatan Semenanjung Malaka atau di sebelah selatan Malaysia Barat. Negara Singapura merupakan pulau yang kecil, wilayahnya seluas 618 km persegi. Wilayah Singapura meliputi pulau-pulau kecil, seperti Pulau Sentosa, Pulau Ubin, Pulau Tekong, dan pulau-ulau kecil lain di sekitarnya. 

Kenampakan alam negara Singapura berupa daerah perbukitan. Bukit-bukit di Singapura, antara lain Bukit Panjang, Bukit Mandai, Bukit Timah, dan Bukit Kalang. Di Singapura mengalir sungai-sungai besar. Di antaranya Sungai Kranji, Sungai Jurong, Sungai Seletar, dan Sungai Serangoon. 

Di Singapura terdapat beberapa waduk besar, yaitu Waduk Macritchie, Waduk Pandan, Waduk Pierce, dan Waduk Seleter. Negara Singapura yang mempunyai beberapa tanjung, yaitu Tanjung Karang, Tanjung Murai, Tanjung Buloh, Tanjung Berlayar, dan Tanjung Gul. 

Di Singapura terdapat jembatan yang melintasi di atas Selat Johor, yaitu Jembatan Tanggul Woodlands. Jembatan tersebut menghubungkan negara Singapura dengan Malaysia Barat. 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Kenampakan Alam Negara Singapura. Semoga bermanfaat. Jika menurut anda tulisan ini bermanfaat silahkan bagikan ke teman-teman anda dan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar demi kemajuan blog ini.
___________________________________________________________________ 
Artikel terkait :
- Kenampakan Alam Negara Myanmar
- Keadaan Geografis Negara Thailand
- Keadaan Geografis Negara Filipina
- Keadaan Geografis Negara Malaysia
- Kenampakan Alam Negara Brunei Darussalam

Watak Tokoh dalam Cerita Anak

Apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah berbagi tulisan yang berjudul Menulis Surat Undangan. Nah pada kesempatan kali ini saya berbagai tulisan yang berkaitan dengan materi Bahasa Indonesia. Tulisan saya kali ini adalah Watak Tokoh dalam Cerita Anak

Memahami cerita anak dapat dilakukan dengan mempelajari unsur-unsur cerita. Unsur-unsur cerita yang dapat kita pelajari diantaranya adalah tokoh, watak tokoh, latar, tema, alur, pesan cerita. Tokoh adalah pemeran atau pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh cerita bisa orang, benda atau binatang. Tokoh ada dua yaitu tokoh utama dan tokoh pendukung. 
  1. Tokoh Utama adalah tokoh yang memegang peran penting dalam cerita dan paling banyak berhubungan dengan tokoh-tokoh lain. 
  2. Tokoh Pendukung adalah tokoh yang tidak memegang peranan didalam cerita dan tidak banyak berhubungan dengan tokoh-tokoh lain. 


Sifat/watak adalah sifat batin yang dimiliki oleh seorang tokoh ang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku. Tokoh cerita memiliki sifat atau watak. Watak inilah yang membedakan tokoh satu dengan lainnya. 

Watak tokoh cerita ada yang baik disebut tokoh protagonis dan ada yang kurang baik disebut antagonis dan ada sebagai penengah disebut tritagonis. Watak yang baik seperti rajin, ramah, suka menolong dan masih banyak lagi. Watak yang kurang baik seperti malas, pemarah, suka mencuri dan sebagainya. 

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Watak Tokoh dalam Cerita Anak. Semoga bermanfaat. Bila menurut anda tulisan ini berguna, silahkan bagikan tulisan ini ke teman-teman anda dan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar.

Saturday, January 19, 2013

Menulis Surat Undangan

Apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah berbagi tulisan yang berjudul Daftar Nama Kepala Pemerintahan Negara-negara Asia Tenggara. Nah, pada kesempatan ini, saya akan berbagi tulisan yang berkaitan dengan materi Bahasa Indoensia. Tulisan saya kali ini adalah Menulis Surat Undangan

Surat undangan merupakan sebuah suart yang dimaksudkan untuk mengundang seseorang atau lembaga tertentu untuk menghadiri acara atau event yang akan diselenggarakan oleh orang atau lembaga yang membuat surat undangan tersebut. 

Surat Undangan ada yang bersifat resmi adapula yang bersifat tak resmi atau pribadi. Untuk surat undangan resmi telah saya bahas pada tulisan yang lalu, silahkan lihat arsip atau lihat di sini. Berikut ini saya berikan contoh surat undangan tak resmi, yaitu berkenaan dengan undangan untuk menghadiri rapat. 

Undangan 

Buat  Winda 
di tempat

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Mengharap dengan hormat atas kehadiran teman-teman besok pada 

Hari         : Minggu
Tanggal    : 20 Januari 2013
Waktu      : pukul 09.00 WIB
Tempat     : rumah Annisa
Acara       : Membahas pelaksanaan ulang tahun sekolah

Diharapkan kehadiran teman-teman tepat waktu. Terima kasih.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb

                                                                                                        Temanmu, 

                                                                                                         Annisa

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Menulis Surat Undangan. Semoga bermanfaat. Jika menurut anda tulisan ini bermanfaat, silahkan bagikan bagikan tulisan ini ke rekan-rekan anda dan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar

________________________________________________________________________
Artikel terkait : 


Thursday, November 29, 2012

Ciri-ciri Makanan Tidak Layak dikonsumsi

Makanan yang tidak bersih tentu dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan. Makanan yang tidak bersih tidak layak untuk dikonsumsi. Ciri-ciri makanan yang tidak baik untuk dikonsumsi antara lain : 
  1. Makanan tersebut sudah ditumbuhi jamur dan dihinggapi lalat. 
  2. Makanan tersebut telah berubah warna
  3. Makanan tersebut sudah membusuk
  4. Makanan tersebut sudah lewat kadaluwarsa
  5. Makanan disimpan dalam wadah kaleng yang sudah berkarat
  6. Makanan yang sudah dicemari hewan
  7. Makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya.
Maka, berhati-hatilah dalam mengkonsumsi makanan. Hindari mengkonsumsi makanan yang mulai timbul ciri-ciri seperti di atas. 

Monday, November 26, 2012

Propinsi Pada Awal Kemerdekaan RI

Keberadaan propinsi di Indonesia pada awal kemerdekaan RI hanyalah terdiri dari 8 propinsi saja. Ketika Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 1945 dikumandangkan, segera setelah itu wilayah Indonesia terdiri atas 8 propinsi, yaitu : 
  1. Sumatra, 
  2. Jawa Barat
  3. Jawa Tengah
  4. Jawa Timur
  5. Sunda Kecil (sekarang menjadi Bali dan Nusa Tenggara)
  6. Maluku
  7. Sulawesi
  8. Kalimantan
Namun dalam perkembangannya jumlah propinsi di Indonesia terus bertambah seiring dengan perkembangan Indonesia menjadi sebuah negara.

Sunday, October 14, 2012

Makna Negara Demokrasi dan Pemilihan Umum

Secara etimologis demokrasi berasal dari bahasa Yunani yakni demos dan cratos. Demos berarti rakyat dan cratos berarti kekuasaan. Jadi demokrasi adalah kekuasaan ada di tangan rakyat dan dilakukan oleh, dari dan untuk rakyat. 

Demokrasi dianggap sebagai jalan terbaik untuk menciptakan kesejahteraan rakyat karena dalam sebuah sistem pemerintahan, rakyat berkuasa dan sekaligus diperintah. 

Salah satu sarana pelaksanaan demokrasi adalah adanya pemilihan umum. Pemilu banyak digunakan oleh negara-negara modern.Fungsi Pemilu sebagai sarana demokrasi politik. 

1. Legitimasi Politik 
Melalui pemilu, maka wakil-wakil rakyat yang duduk dalam pemerintahan betul-betul merupakan pilihan rakyat sendiri. Hal ini menjadikan wakil-wakil rakyat terpilih mempunyai keabsahan dan legitimasi yang tinggi dari rakyat. Adanya legitimasi dari rakyat akan mempermudah wakil rakyat dalam melaksanakan tugasnya terutama dalam hal menentukan kebijakan politik.  

2. Mekanisme Pergantian Elite Politik  
Melalui pemilihan rakyat dapat melakukan sirkulasi atau pergantian pejabat-pejabat politik yang berkuasa. Hal ini berfungsi untuk menghindari adanya kekuasaan yang dipegang oleh elite politik secara terus menerus yang akhirnya dapat menimbulkan praktik otoriter

3. Sarana Pendidikan Politik 
Melalui pemilu, warga negara memperoleh pendidikan politik yang dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap sistem politik dan sistem pemerintahan yang sedang berlangsung


 

Sunday, September 2, 2012

Perkembangbiakan Mahluk Hidup

Bagaimana mahluk hidup berkembang biak?

Mahluk hidup berkembang biak dengan tujuan untuk melestarikan jenisnya. Ini terjadi pada manusia, hewan dan tumbuhan. Manusia sendiri mengalami pertumbuhan dan perkembangan dari bayi sampai tua. Pada masa pubertas, manusia mengalami perkembangan ciri-ciri kelamin primer dan sekunder. 

Perubahan-perubahan yang terjadi pada masa pubertas berlaku untuk anak laki-laki dan perempuan. Perubahan-perubahan itu berupa perubahan primer dan sekunder. Perubahan-perubahan pada laki-laki saat pubertas antara lain mulai diproduksinya sel sperma pada testis (perubahan primer). Di samping itu, laki-lai juga mengalami perubahan fisik seperti tumbuh kumis dan janggut, tumbuh rambut di sekitar ketiak dan organ kelamin, tumbuh jakun, suara menjadi besar dan dada menjadi bidang. Perubahan fisik ini dinamakan perubahan sekunder.

Pada perempuan, perubahan-perubahan yang terjadi pada masa pubertas antara lain mulai diproduksinya sel telur pada ovarium. Perubahan ini disebut perubahan primer. Selain itu, anak perempuan pada masa pubertas juga mengalami perubahan fisik seperti yang terjadi pada anak laki-laki. Perubahan fisik itu antara lain, payudara dan pinggul membesar, tumbuh rambut halus di sekitar ketiak dan organ kelamin. Perubahan ini disebut perubahan sekunder. 

Perkembangbiakan manusia diawali dengan bertemunya sel sperma dan sel telur di dalam rahim. Pertemuan ini disebut pembuahan yang kemudian menghasilkan janin dan berkembang menjadi bayi. 

Pada hewan, perkembanganbiakan terjadi secara kawin dan tak kawin. Perkembangbiakan secara tak kawin meliputi fragmentasi dan membelah diri. Perkembangbiakan secara kawin pada hewan meliputi ovipar, vivipar dan vivipar

Seperti halnya hewan, perkembangbiakan pada tumbuhan juga dilakukan secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan secara generatif dilakukan melalui penyerbukan. Sedangkan secara vegetatif atau tak kawin, tumbuhan berkembang biak melalui vegetatif alami seperti membelah diri, spora, umbi batang, tunas, akar tinggal, umbi lapis, geragih dan tunas adventif. Tumbuhan juga berkembang biak melalui vegetatif buatan seperti cangkok, okulasi, stek, merunduk dan menyambung.