Propellerads

Translate to your language

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Monday, December 3, 2012

Contoh Geguritan : Dadi Tekadku

Apa kabar para pengunjung Catatan Callysta

Pada kesempatan yang lalu, saya telah berbagi tulisan yang berjudul Invitation. Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tulisan kaitannya dengan Materi Bahasa Jawa, yaitu Contoh Geguritasn : Dadi Tekadku

Dalam bahasa Jawa kita juga mengenal yang namanya puisi. Puisi dalam bahasa Jawa biasa disebut Geguritan. Berikut ini saya berikan contoh Geguritan (Puisi dalam Bahasa Jawa). 

Dadi Tekadku

Aku kudu bisa
Gawe rena biyung lan bapa
solah bawa luhur
Mendhem jero lan mikul dhuwur

Aku kudu sida
Golek ngelmu kanggo sangu
Ngranggeh gayuhan impen-impenku
Gawe mongkog rama lan ibu

Aku kudu kuwawa
Madhep mantep ing kalbu
Tansah eling nalika lumaku
Supaya padhang lan barokah uripku

Aku kudu bisa, sida lan kuwawa ...
iku tekadku ...

Kapethik saka : 
Logika Bahasa Jawa (Piwulang Basa Jawa) SD/MI Kelas IV. 2012. Viva Pakarindo

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Contoh Geguritan : Dadi Tekadku. Semoga bermanfaat. Jika menurut anda tulisan ini bermanfaat, silahkan tulisan ini dan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar.

Wednesday, November 28, 2012

Contoh Puisi Tentang Pahlawan

Contoh puisi tentang pahlawan

Pahlawan 

Kau rela berjuang
Demi negeri tercinta
Kau pertaruhkan jiwa dan raga
Merebut kemerdekaan Indonesia

Aku bangga padamu
Pahlawanku ....
Tanpa jasa dan pengorbananmu
Bangsa ini takkan merdeka


Dikutip dari :

Sarmidi & Tri Puspitasari. 2009. Bahasa Indonesia untuk Kelas 5 SD dan MI. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

Monday, November 26, 2012

Puisi itu apa?

Puisi itu apa?

Puisi dapat diartikan sebagai salah satu ragam karya sastra yang diwujudkan dengan kata-kata atau bahasa yang indah dan memiliki makna. 

Untuk mengetahui makna sebuah puisi, terlebih dahulu harus memahami isi puisi tersebut. Pemahaman terhadap isi puisi dapat dilakukan dengan membaca puisi tersebut berulang-ulang. Hal tersbut dapat dilakukan dengan cara mengulang hal-hal yang disampaikan penyair dengan bahasa kita sendiri.

Bahasa dalam puisi sering terdengar indah atau disebut juga puitis. Disebut demikian karena pemilihan dan pemakaian kosakata dalam puisi tersebut oleh penyair.