Propellerads

Translate to your language

Showing posts with label Bagaimana. Show all posts
Showing posts with label Bagaimana. Show all posts

Saturday, September 26, 2015

Cara Menyampaikan Isi Pengumuman yang Baik

Halo apa kabar para pengunjung Catatan Callysta?

Lama tidak membuat posting di blog yang sederhana karena kesibukan saya sebagai ibu  dari dua orang putra putri saya yang masih imut semua. Pada kesempatan yang lalu saya telah berbagai informasi tentang Descriptive Text : My Sister yang merupakan bagian dari Materi Bahasa Inggris dalam blog saya. Nah kali ini saya akan berbagi informasi tentang Materi Bahasa Indonesia. Tulisan saya kali ini adalah bagaimana Cara Menyampaikan Isi Pengumuman yang Baik. Yuk kita simak bersama. 

Sebagaimana kita ketahui bahwa menyampaikan isi pengumuman berbeda dengan membaca pengumuman. Membacakan pengumuman berbeda dengan membaca pengumuman. Membacakan pengumuman harus memerhatikan hal-hal berikut. 

1. Kejelasan Vokal
Kejelasan vokal merupakan keras lemahnya suara dan kejelasan pengucapan kata. Pengucapan yang tidak jelas dan suara yang kurang keras menyebabkan penyampaian pengumuman tidak terdengar oleh pendengar, sehingga informasi yang diterima kurang sesuai dengan isi pengumuman.

2. Intonasi, jeda, dan tempo
Intonasi merupakan naik turun atau tinggi rendahnya suara. Jika penyampaian pengumuman dengan suara tinggi atau rendah terus-menerus, bisa mengakibatkan tidak menarik dan membosankan. Jeda merupakan hentian sebentar dalam ujaran, sedangkan tempo merupakan cepat dan lambatnya suara.

3. Komunikatif
Komunikatif menyangkut kalimat-kalimat atau isi pengumuman tersebut dapat dipahami oleh pendengar dengan baik.

4. Kesesuaian Isi
Para siswa telah memahami isi pengumuman. Berdasarkan isi pengumuman tersebut, siswa lain mampu menilai kesesuaian isi pengumuman dengan penyampaian pengumuman oleh temanmu.

5. Sikap dan pandangan mata
Sikap saat membaca pengumuman sangat penting. Hal ini berkaitan dengan rasa percaya diri siswa. Siswa yang membacakan pengumuman dengan sikap tegak dan pandangan mata menyebar (tidak pada teks pengumuman terus-menerus) berarti ia percaya diri

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Cara Menyampaikan Isi Pengumuman yang Baik. Semoga bermanfaat. Silahkan share ke teman-teman anda dan jangan lupa untuk memberikan komentar demi kemajuan blog ini.

Friday, December 14, 2012

Bagaimana menentukan volume balok?

Apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu, saya telah berbagi tulisan yang berjudul Contoh Geguritan : Dadi Tekadku. Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tulisan yang berkaitan dengan materi Matematika, yaitu Bagaimana menentukan volume balok.

Dalam matematika, kita mengenal yang namanya bangun ruang atau bangun 3 dimensi. Nah, salah satu bangun ruang itu adalah Balok. Mengapa balok dikatakan sebagai bangun ruang? Balok termasuk bangun ruang karena memiliki panjang, lebar dan tinggi.

Lalu bagaimana cara menentukan volume balok? Untuk menentukan volume balok, kita bisa menggunakan rumus berikut ini :

V = p x l x t


V = Volume balok yang ingin dicari
p = panjang balok
l = lebar balok
t = tinggi balok

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut ini :


Diketahui : 
p = 5 cm
l = 3 cm
t = 4 cm


Ditanyakan : V ...?
Jawab : 
V = p x l x t
V = 5 x 3 x 4
V = 60

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Bagaimana menentukan volume balok. Semoga bermanfaat. Jika menurut anda tulisan ini bermanfaat, silahkan bagikan tulisan ini ke rekan-rekan anda dan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar.

Sunday, December 2, 2012

Invitation

Apa kabar para pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah berbagi tulisan yang berjudul Asking and Giving for Help. Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi pengetahuan sesuai dengan materi bahasa Inggris, yaitu Invitation (Undangan)

Para pembaca sekalian tentu saja sudah akrab dengan Invitation ini. Pada berbagai kesempatan tentunya kita selalu dihadapkan dengan Invitation tertentu . 

What is Invitation?
Invitation merupakan salah satu jenis teks fungsional pendek yang berfungsi untuk mengundang seseorang untuk mendatangai suatu acara tertentu. Invitation ini bisa berupa invitation untuk wedding party, birthday party atau anniversary

How the Invitation is organized?

Dalam membuat atau menyusun invitation, perlu memperhatikan struktur atau bagian-bagian dari invitation tersebut, yaitu :
  1. Penerima undangan
  2. Salutation (salam pembuka)
  3. Message (isi undangan)
  4. Sender (pengirim undangan)
Selain bagian-bagian invitation tersebut, dalam menulis Invitation juga perlu memperhatikan hal-hal berikut ini :
  1. Perlu mencantumkan nama dan alamat penerima undangan yang jelas sehingga tidak salah sasaran. 
  2. Mencamtukan waktu, tempat dan acara yang jelas sehingga penerima undangan tidak bertanya-tanya dalam hati. 
  3. Memberikan informasi tentang pengirim secara jelas. 
Demikianlah penjelasan singkat mengenai Invitation. Semoga bermanfaat. Jika menurut anda tulisan ini bermanfaat, silahkan share tulisan ini dan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar.

Thursday, November 29, 2012

Langkah-langkah Menyusun Naskah Pidato

Bagaimana langkah-langkah menyusun naskah pidato?

Pidato adalah penyampaian uraian secara lisan tentang sesuatu hal di depan umum. Sebelum memulai pidato, sebaiknya mempersiapkan naskah pidato terlebih dahulu. Dengan menyusun naskah pidato terlebih dahulu, pidato yang disampaikan memiliki kerangka yang jelas dan mudah dipahami. 

Secara garis besar, sebuah naskah pidato memuat salam pembuka, pendahuluan, isi pidato, kesimpulan dan penutup.

1. Salam Pembuka
Pidato biasanya diawali dengan kata-kata pembuka atau salam pembuka, misalnya :
  • Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
  • Salam sejahtera untuk kita semua
  • Bapak, Ibu dan hadirin sekalian yang terhormat
2. Pendahuluan
Pendahuluan dalam pidato merupakan pengantar ke arah pokok-pokok materi yang akan disampaikan. Bagian pendahuluan biasanya berisi :
  • Puji syukur kepada Tuhan
  • Ucapan terima kasih kepada pihak tertentu
  • Maksud menyampaikan pidato
3. Isi atau Inti Pidato
Isi pidato merupakan uraian yang perlu disampaikan. Isi pidato merupakan uraian yang menjelaskan secara rinci semua materi dan persoalan yang dibahas dalam pidato. Materi utama yang disampaian perlu di lengkapi dengan ilustrasi dan cerita-cerita yang berkenaan dengan materi utama. 

4. Kesimpulan
Kesimpulan dalam pidato sangat penting karena dengan menyimpulkan segala sesuatu yang telah dibicarakan dan ditambah dengan penjelasan dan anjuran, para audience dapat menghayati maksud dan tujuan semua yang telah dibicarakan. 

5. Salam Penutup
Salam penutup di akhir pidato berisi ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terhadap pelaksanaan pidato. Misalnya : 
  • Atas perhatian bapak dan ibu, diucapkan terima kasih. 
  • Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakutuh

Monday, November 26, 2012

Puisi itu apa?

Puisi itu apa?

Puisi dapat diartikan sebagai salah satu ragam karya sastra yang diwujudkan dengan kata-kata atau bahasa yang indah dan memiliki makna. 

Untuk mengetahui makna sebuah puisi, terlebih dahulu harus memahami isi puisi tersebut. Pemahaman terhadap isi puisi dapat dilakukan dengan membaca puisi tersebut berulang-ulang. Hal tersbut dapat dilakukan dengan cara mengulang hal-hal yang disampaikan penyair dengan bahasa kita sendiri.

Bahasa dalam puisi sering terdengar indah atau disebut juga puitis. Disebut demikian karena pemilihan dan pemakaian kosakata dalam puisi tersebut oleh penyair.

Laporan Hasil Pengamatan

Apa laporan hasil pengamatan itu? 

Laporan hasil pengamatan adalah suatu jenis dokumen yang berisikan paparan peristiwa atau kegiatan yang telah dilakukan seseorang atau kelompok atas dasar tanggung jawab yang dibebankan kepadanya. 

Laporan hasil pengamatan yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 
  1. Ditulis dalam bahasa yang baik dan jelas. 
  2. Tidak menimbulkan salah pengertian. 
  3. Disertai data yang akurat dan meyakinkan. 
  4. Menarik untuk dibaca. 

Beberapa hal yang harus dilaporkan pada laporan hasil pengamatan yaitu :
  1. Nama kegiatan atau tema
  2. Pendahuluan
  3. Tujuan kegiatan
  4. Siapa pelaksananya
  5. Kapan dan dimana
  6. Bagaimana pelaksanaannya
  7. Kesimpulan dan saran


Langkah-langkah Menulis Laporan Hasil Pengamatan

Bagaimana menyusun lapoaran hasil pengamatan?

Bagi sebagian teman-teman mungkin masih ada yang bingung bagaimana sebenarnya langkah-langkah untuk menulis laporan hasil pengamatan. Nah, ada baiknya membaca ulasan berikut ini. 
Untuk membuat laporan hasil pengamatan, perlu mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan. Dengan demikian laporan hasil pengamatan yang dibuat dapat menjadi sebuah laporan yang tersusun secara rapi, runtut dan menarik. 

Langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam menulis sebuah laporan hasil pengamatan adalah sebagai berikut : 
  1. Membuat judul laporan yang benar sesuai dengan pengamatan yang dilakukan. 
  2. Menyusun kalimat pembukaan. 
  3. Menyusun isi laporan yang berisi gagasan-gagasan pokok dan saran yang disertai alasan terhadap laporan hasil pengamatan. 
  4. Menulis kalimat penutup. 

Dengan mengetahui tehnik penyajian suatu hasil laporan atau kunjungan, maka akan dengan mudah menyusun laporan hasil pengamatan secara runtut dan menarik serta sesuai dengan kenyataan yang ada.