Propellerads

Translate to your language

Showing posts with label Materi Matematika. Show all posts
Showing posts with label Materi Matematika. Show all posts

Wednesday, November 6, 2019

Hubungan Satuan Waktu

Hubungan antar Satuan Waktu
Halo apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Beberapa hari yang lalu anak saya mendapat tugas membuat rangkuman hubungan antar satuan waktu. Nah, pada kesempatan ini Catatan Callysta akan berbagi hubungan antar satuan waktu yang sering kita dengar dan kita gunakan sehari-hari.

Hubungan satuan waktu ini sangat berguna dan memudahkan kita untuk membuat konversi satuan antar waktu. Dalam satuan waktu kita kenal yang namanya detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, dan tahun.

Namun dalam keseharian kita sering juga mengenal satuan waktu laiinnya seperti triwulan, semester, caturwulan, lustrum, windu, abad dan milenium. Satuan waktu tersebut perlu dibuat konversi terhadap satuan waktu yang sesuai sehingga memudahkan untuk menghitungnya.

Berikut ini adalah rangkuman beberapa konversi hubungan satuan antar waktu yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari.

1 menit = 60 detik
1 jam = 60 menit
1 jam = 3600 detik
1 hari = 24 jam
1 minggu = 7 hari
1 bulan = 4 minggu
1 bulan = 30 hari
1 tahun = 52 minggu
1 tahun = 12 bulan
1 tahun = 365 hari
1 triwulan = 3 bulan
1 cawu = 4 bulan
1 semester = 6 bulan
1 lustrum = 5 tahun
1 windu = 8 tahun
1 dasawarsa = 10 tahun
1 abad = 100 tahun
1 milenium = 1000 tahun

Rangkuman hubungan satuan waktu tersebut dapat mempermudah perhitungan waktu yang kita butuhkan. Misalnya dalam beberapa kasus berikut ini.

Contoh 1
2 windu = 2 x 8 tahun
2 windu = 16 tahun

Contoh 2
3 lustrum = 3 x 5 tahun
3 lustrum = 15 tahun

Bagaimana, cukup mudah kan?

itulah rangkuman beberapa konversi hubungan antar satuan waktu. Jika pembaca ada pendapat yang lain, silahkan menambahkan. Semoga dapat membantu dalam memecahkan permasalahan dalam matematika.


Friday, December 14, 2012

Bagaimana menentukan volume balok?

Apa kabar pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu, saya telah berbagi tulisan yang berjudul Contoh Geguritan : Dadi Tekadku. Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tulisan yang berkaitan dengan materi Matematika, yaitu Bagaimana menentukan volume balok.

Dalam matematika, kita mengenal yang namanya bangun ruang atau bangun 3 dimensi. Nah, salah satu bangun ruang itu adalah Balok. Mengapa balok dikatakan sebagai bangun ruang? Balok termasuk bangun ruang karena memiliki panjang, lebar dan tinggi.

Lalu bagaimana cara menentukan volume balok? Untuk menentukan volume balok, kita bisa menggunakan rumus berikut ini :

V = p x l x t


V = Volume balok yang ingin dicari
p = panjang balok
l = lebar balok
t = tinggi balok

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut ini :


Diketahui : 
p = 5 cm
l = 3 cm
t = 4 cm


Ditanyakan : V ...?
Jawab : 
V = p x l x t
V = 5 x 3 x 4
V = 60

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Bagaimana menentukan volume balok. Semoga bermanfaat. Jika menurut anda tulisan ini bermanfaat, silahkan bagikan tulisan ini ke rekan-rekan anda dan jangan sungkan-sungkan untuk meninggalkan komentar.

Tuesday, November 27, 2012

Aturan dalam meyelesaikan operasi hitung campuran

Operasi hitung campuran dapat diselesaikan dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku. Aturan-aturan dalam menyelesaikan operasi hitung campuran yaitu :
  1. Perkalian sama kuat dengan pembagian. Penjumlahan sama kuat dengan pengurangan. Pengerjaan hitung yang sama kuat dilakukan berurutan dari kiri. 
  2. Perkalian dan pembagian lebih kuat daripada penjumlahan dan pengurangan. Pengerjaan hitung yang lebih kuat harus dikerjakan lebih dahulu. 
  3. Pengerjaan hitung di dalam tanda kurung, harus dikerjakan terlebih dahulu. 

Perhatikan contoh berikut ini :

(12 x 758) + (-6.909) = 9.096 - 6.909 = 2.187