Propellerads

Translate to your language

Wednesday, January 1, 2014

Otot Sebagai Alat Gerak Aktif

Halo apa kabar para pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah berbagi sedikit pengetahuan mengenai Biografi Tokoh : Archibald Vivian Hill. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan kembali berbagi sedikit pengetahuan yang masih berkaitan dengan Materi Ilmu Pengatahuan Alam. Tulisan saya kali ini adalah Otot Sebagai Alat Gerak Aktif

Otot disebut juga alat gerak aktif karena dapat berkontraksi. Otot ini dapat menggerakkan tulang-tulang karena adanya kerjasama otot yang menempel pada tulang-tulang tersebut. Otot memiliki tiga karakteristik, yaitu kontraksibilitas, ekstensibilitas, dan elastisitas.

Kontraksibilitas adalah kemampuan otot untuk berkontraksi (mengerut) sehingga otot menjadi lebih pendek. Ekstensibilitas adalah kemampuan otot untuk berelaksasi atau memanjang dari ukuran semula. Sedangkan, elastisitas adalah kemampuan otot untuk dapat kembali ke ukuran semula setelah berkontraksi. Saat otot kembali ke bentuk semula, otot disebut dalam keadaan relaksasi.

Jenis otot bermacam-macam. Otot dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu otot polos, otot lurik, dan otot jantung. Masing-masing mempunyai karakteristik yang berbeda.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Otot Sebagai Alat Gerak Aktif. Semoga bermanfaat. Silahkan share ke teman-teman anda dan jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi Catatan Callysta. Semoga bermanfaat. Saya sangat berterima kasih sekali jika pembaca berkenan untuk share ke G+1 dan meninggalkan komentar demi kemajuan blog saya.