Propellerads

Translate to your language

Showing posts with label Fabel. Show all posts
Showing posts with label Fabel. Show all posts

Friday, November 25, 2016

Fabel Cerita Semut dan Kepompong

Halo apa kabar para pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah menulis tentang lagu Terima Kasih Guruku (Lirik dan Video) dalam rangka Hari Guru Nasional. Nah pada kesempatan kali ini saya akan menulis tentang materi bahasa Indonesia. Tulisan saya kali ini adalah tentang dongeng binatang yaitu Fabel : Cerita Semut dan Kepompong. Yuk kita simak bersama. 

Cerita Semut dan Kepompong

Di sebuah hutan, hidup berbagai binatang buas dan jinak. Ada kelinci, burung, kucing, capung, kupu-kupu, dan lain-lain. Pada suatu hari, hutan dilanda badai yang sangat dahsyat. Banyak hewan yang tidak dapat menyelamatkan dirinya, kecuali si semut yang berlindung di dalam tanah. Badai baru berhenti ketika pagi menjelang. Tiba-tiba dari dalam tanah muncul seekor semut. Ia pun berjalan melihat sekelilingnya. Ketika sedang berjalan, ia melihat seekor kepompong yang tergeletak di dahan daun yang patah. 

Semut bergumam,“Hmm, alang-kah tidak enaknya menjadi kepompong, terkurung dan tidak bisa ke mana-mana. Menjadi kepompong memang memalukan! Coba lihat aku, bisa pergi ke mana saja yang aku mau,” ejek Semut pada Kepompong. 

Semut terus mengulang perkataannya pada setiap hewan yang berhasil ditemuinya. Beberapa hari kemudian, semut berjalan di jalan berlumpur. Ia tidak menyadari kalau lumpur yang diinjaknya bisa menghisap dirinya semakin dalam.

“Aduh, sulit sekali berjalan di tempat becek seperti ini,” keluh Semut. Semakin lama, Semut semakin tenggelam dalam lumpur. “Tolong…tolong,” teriak Semut.

“Wah, sepertinya kamu sedang kesulitan ya…?” Semut terheran mendengar suara itu. Ia memandang ke sekelilingnya mencari sumber suara. Dilihatnya seekor kupu-kupu yang indah terbang mendekatinya

“Hai, Semut! Aku adalah kepompong yang dahulu engkau ejek. Sekarang, aku sudah menjadi kupukupu. Aku bisa pergi ke mana saja dengan sayapku. Lihat… sekarang kau tidak bisa berjalan di lumpur itu kan?”

“Aku mohon maaf karena telah mengejekmu. Maukah kau menolongku sekarang?” kata Semut pada Kupu-kupu. Kupu-kupu pun menolong Semut yang terjebak dalam lumpur. Tidak berapa lama, Semut terbebas dari lumpur penghisap tersebut. Setelah terbebas, Semut mengucapkan terima kasih kepada Kupu-kupu. 

Kupu-kupu lalu berkata “Tidak apa-apa, memang sudah kewajiban kita untuk menolong yang sedang kesusahan. Sebaiknya kamu jangan mengejek hewan lain. Setiap makhluk pasti diberikan kelebihan dan kekurangan oleh Yang Maha Pencipta. Sejak saat itu, Semut dan Kepompong menjadi sahabat karib.
Sumber : Majalah Bobo Juni 2006

Demikianlah tulisan saya tentang Fabel Cerita Semut dan Kepompong. Semoga bermanfaat. Silahkan share tulisan saya melalui Google + atau media sosial lainnya. Jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini.

Tuesday, May 17, 2016

Bentuk-bentuk Cerita Rakyat dan Contohnya

Halo apa kabar para pengunjung Catatan Callysta?

Pada kesempatan yang lalu saya telah berbagi informasi terkait dengan Materi Bahasa Indonesia yaitu tentang Contoh-contoh Penggunaan Surat. Nah kali ini saya akan berbagi informasi lagi tentang materi Bahasa Indonesia. Terutama untuk anak-anak di sekolah dasar. Tulisan saya kali ini adalah Bentuk-bentuk Cerita Rakyat dan Contohnya. Yuk kita simak bersama

Cerita rakyat merupakan bentuk karya sastra lama. Cerita rakyat yang berkembang di masyarakat sering disebut dongeng. Dongeng merupakan cerita khayalan yang tidak pernah terjadi terutama tentang kejadian yang aneh pada zaman dulu. Bentuk cerita rakyat yang ada di masyarakat antara lain sebagai berikut:

1. Fabel
Fabel adalah cerita rekaan yang semua tokohnya terdiri atas binatang yang berperilaku seperti manusia. Contoh : Si Kancil

Legenda adalah cerita rekaan yang dihubungkan dengan terjadinya suatu tempat.. Contoh : Terjadinya Rawa Pening, Terjadinya Gunung Tangkupan Perahu.

3. Sage
Sage adalah cerita rekaan yang dihubungkan dengan sejarah. Contoh : Saur Sepuh 

4. Mite
Mite adalah cerita rekaan yang dihubungkan dengan kepercayaan tentang dewadewa
dan roh-roh. Contoh : Nyai Roro Kidul

Parabel adalah cerita perumpamaan yang didalamnya berisi kiasan-kiasan yang bersifat mendidik. Contoh : Bawang Merah Bawang Putih

8. Cerita rakyat lucu
Cerita rakyat lucu merupakan cerita yang berkembang di masyarakat yang bisa mengundang tawa karena sifatnya yang lucu. Contoh : Si Kabayan, Pak Belalang

Demikianlah informasi singkat mengenai Bentuk-bentuk Cerita Rakyat dan Contohnya. Semoga bermanfaat. Silahkan share ke teman-teman anda dan jangan lupa tinggalkan komentar demi kemajuan blog ini